Postingan ini agak panjang, butuh waktu 10 menit untuk membacanya1
Belakangan ini kalau kita membuka whatsapp, menonton berita TV, dunia sedang gundah gulana karena Corona virus yang mewabah di China dan lalu di beberapa negara di dunia. Dampaknya dirasakan langsung di sektor perekonomian, perdagangan, dan investasi saham di mancanegara terutama di China sendiri sebagai negara awal mula terjadinya wabah penyakit itu.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, perusahaan-perusahaan di China memperpanjang libur karyawan mereka. Beberapa kota di sana, seperti Wuhan, di mana pandemi ini berasal, ditutup (lock down). Tidak ada pergerakan orang dari atau ke luar kota Wuhan. orang-orang memilih tinggal di rumah dari pada berjalan-jalan dan berbelanja. Hal ini tentu langsung berdampak pada perekonomian China dan juga negara tujuan wisatawan China seperti Singapura dan Indonesia, yang juga menutup bandara mereka untuk turis asal China.
Pengaruhnya juga merembet ke bursan saham mancanegara. Sebagian besar bursa saham di dunia merah merona seolah-olah kompak menyambut hari raya Imlek. Lalu apakah strategi yang harus dilakukan? Mari kita lihat diagram di bawah ini, yang diambil dari Marketwatch article.
kita bisa lihat pada diagram di bawah, sebagian besar wabah penyakit tidak berdampak negatif terhadap performa stock market dunia. Semacam ada imunitas terhadap pandemi penyakit. Mungkin dalam jangka pendek, stock market mengalami penurunan, tetapi dalam jangka panjang stock market bisa rebound seperti sebelum ada pandemi corona.

Jadi apakah yang kita harus lakukan? Sebagai long term investor, kita mesti tetap hold stock yang kita miliki karena semua stock kita tentu sudah melewati proses analisa yang dalam sebelum kita membelinya. Dari segi finansial, perusahaan yang kita beli sahamnya cukup kuat diterpa badai apapun alias tahan banting.
Di saat pandemi seperti ini sebaiknya kita hindari panic sell karena mempunyai pandangan jangka panjang. Santai saja. Kalau kita panik, jangan lihat pergerakan stock kita. Bahkan mungkin kita malah berkesempatan membeli kalau harga stock sedang diskon. Kita juga bisa tambah portfolio dengan bond (sertifikat berjangka) yang lebih kecil risikonya. Bisa juga dengan membeli stock yang ada devidennya atau investing dengan metode Dollar Cost Averaging. Tetap semangat menambah investasi secara rutin setiap bulan walau pun stock kita naik atau turun.
Semoga bermanfaat dan salam cuan!
====================================
Investment Strategy during Pandemic
10-mins read
Apparently, Coronavirus is spreading not only physically but also online (the news, of course). WhatsApp, the daily news you read by phone or papers, even on the running text when you watch your favorite shows in the morning, Coronavirus is never missed to be read. Coronavirus is impacting the economic sector, trading, and stock investment all around the world, especially China, where the virus originated.
To anticipate the outbreak, companies in China extend their holidays. In some cities, like Wuhan, where the virus originated, are locked down. Nobody got out, not even to the market. People would rather stay at home than take a walk or go shopping. This fact certainly affects China’s economy and also any Chinese tourist’s travel destination, such as Singapore and Indonesia, that also closed the doors for Chinese tourists.
Worldwide stock market is also impacted. Most of the stock market is red, as if they are celebrating the Chinese New Year. Then what is the strategy? Let’s see the diagram below, which I adopted from Marketwatch article.
In the diagram below, most diseases don’t give a negative impact to the world market stock performance. They are “immune” to pandemic disease. In a short term period, probably, stock market decreases, but in the long term period, stock market can bounce back like before the pandemic Coronavirus.

So what should we do? As a long term investor, we should keep holding the stocks we own because all of our stocks certainly have been analysed thoroughly before we bought them. Financially, the company which their stocks we invest or about to invest is strong enough to withstand the storm.
Also, we should avoid panic sell because of long term vision. Be cool. If we panic, don’t see our stock movement. We might have a chance to buy stocks while they are on sale. We can make more portfolios with bonds (futures certificates) with lower risks. Or you can buy stocks that have dividends or invest with Dollar Cost Averaging method. Even though stock prices are up/down, be cool and invest more every month.
Happy investing!