Hanya butuh 5 menit untuk membaca tulisan ini…

Pada artikel ini, marilah kita membahas mengenai asset class yang sangat dekat dengan kita yaitu properti. Ini adalah aset yang merupakan salah satu kebutuhan pokok di mana tempat kita dan keluarga kita tinggal dan beraktivitas sesuai kebutuhan masing-masing.
Selain untuk tempat tinggal, properti juga adalah sebuah aset investasi yang sangat umum dimiliki oleh masyarakat kita karena relatif praktis, simpel, dan gampang, tinggal beli, bisa ambil KPR lalu saat sudah serah kunci bisa mulai disewakan atau akan dijual lagi jika harga sudah naik cukup tinggi.
Ternyata sebenarnya masih banyak lagi jenis jenis investasi real estate atau properti ini.
Sebelumnya marilah kita bagi investasi properti ke dalam dua bagian:
- Direct Investment atau investasi langsung
Ini investasi yang paling simpel dan umum seperti yang kita bahas tadi, dengan karakteristik sebagai berikut:
a. Laba : diperoleh dari keuntungan penjualan dan uang rental
b. Investasi yang tidak cair (likuiditasnya rendah), karena butuh waktu untuk membeli dan menjual properti daripada saham
c. Butuh investasi awal yang cukup tinggi
d. Bisa leverage terhadap ekuitas (equity) karena adanya KPR sehingga dengan modal awal DP saja, kita sudah bisa memiliki aset tersebut dan meminjam ke bank untuk melunasi sisanya.
2. Indirect Investment atau investasi tidak langsung
Investasi ini mencakup investasi ke saham-saham properti seperti Real Estate Investment Trust (REIT), saham-saham property developer.
Karakteristiknya adalah sebagai berikut:
a. Likuiditasnya lebih tinggi (lebih mudah dicairkan)
b. Investasi awal yang cukup rendah karena seperti membeli saham saham pada umumnya

REIT
Sekarang marilah kita membahas lebih detil mengenai Real Estate Investment Trust atau REIT kalau di bahasa Indonesia namanya Dana Investasi Real Estat (DIRE)
REIT ini mirip seperti mutual fund atau ETF, yang mengumpulkan dana dari para investor untuk diinvestasikan ke properti seperti gedung atau mal untuk direntalkan dan uang rental dari pengontrak atau tenant akan didistribusikan kembali ke investor dalam bentuk dividen.
Ciri khas dari REIT ini adalah mereka cenderung memberi dividen yang tinggi (di atas 90% dari laba bersih mereka) karena ini adalah salah satu persyaratan sebuah real estate trust untuk mendapatkan ketegori pajak keuntungan yang lebih baik.
Begitu yang dapat disampaikan semoga menambah wawasan, salam cuan!