Receh Tips: Dapat Duit, Bonusnya Sehat

Ditulis oleh Irene Anwar

Siapa sih yang tidak suka dengan bubble tea? Atau teh kemasan botol yang dingin segar? Atau bisa juga minuman bersoda yang bikin badan langsung segar ceria jika lagi suntuk di kampus atau di kantor?

Musim panas sebentar lagi akan dimulai dan biasanya kita akan cenderung suka membeli minuman dingin yang manis. Bikin segar, enak, nyaman banget rasanya. Tanpa kita sadari kita sudah sangat terbiasa nyaman dengan minuman dingin manis tersebut. Tanpa menikmati minuman ini seperti ada yang kurang dan kita menjadi galau gelisah.

Apalagi kini minuman dingin manis itu bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan mudah kita melupakan pos pengeluaran untuk jajan minuman tersebut. “Ah, cuma 10 ribu, murahlah”, atau “Bubble tea 25 ribu mah murah, memang rata-rata segitu harganya…” Apa benar?

Memang minuman itu tidak begitu mahal, tetapi harus diingat seberapa sering kamu mengkonsumsinya. Nah, mulai kepikiran, kan?

Tahukah kamu kalau bisa dengan mudah mendapatkan 500 ribu uang ekstra hanya dengan mengganti minuman manis kesukaan dengan air putih yang dibawa dari rumah?

Yuk kita hitung bareng-bareng!

Misalnya harga teh dingin manis yang biasa kamu beli adalah 6 ribu dan kamu membelinya hampir setiap hari.

Total konsumsi 20 kali dalam sebulan

Total 1 bulan = 20 x 6 rb = 120 rb

Total 6 bulan = 6 x 120 rb = 720 rb

Total 1 tahun = 12 x 120 rb = 1,44 jt

Coba perhatikan, dalam 6 bulan kamu sebenarnya sudah mendapatkan 720 ribu rupiah uang tambahan!

Misalnya lagi, kamu beli bubble tea 2-3 kali dalam satu minggu:

Total konsumsi kira-kira mencapai 10 kali dalam sebulan

Total 1 bulan = 10 x 25 rb = 250 rb

Total 6 bulan = 6 x 250 rb = 1,5 jt

Total 1 tahun = 12 x 250 rb = 3 jt

Lebih dahsyat lagi kan, karena dalam 6 bulan kamu sudah mendapatkan uang tambahan 1,5 jt rupiah! Itu berarti dalam 1 tahun kamu bisa mendapatkan 3 juta rupiah!

Lalu kamu bisa membeli tumbler yang tahan dingin seharga 100-150 ribu rupiah. Bawa tumbler ini kemana pun dan isi dengan air putih ditambah es batu. Lama kelamaan kamu akan terbiasa minum air putih dan tidak akan lagi craving for minuman dingin manis.

Seperti kata pepatah: sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, dengan cara ini kamu tidak hanya dapat uang tambahan tapi juga pastinya akan lebih sehat dan dijamin berat badan terjaga. Uang yang terkumpul bisa untuk keperluan lain yang lebih penting atau diinvestasikan untuk keperluan masa depan.

Yuk, mari berhemat dan lebih sehat!

Salam Cuan!

Hemat dan Bijak di Hari Valentine

Februari adalah bulan yang identik dengan suasana romantis penuh cinta dan kasih sayang, terutama karena setiap tanggal 14 Februari dirayakan sebagai Valentine’s Day atau hari kasih sayang.

Valentine’s day and money business concept

Banyak hadiah yang ditujukan kepada kepada pasangan yang sedang dimabuk asmara berupa coklat dan bunga sebagai lambang kasih sayang. Pokoknya menjelang 14 Februari, harga berbagai jenis bunga, coklat dan boneka menjadi naik drastis mengikuti hukum demand & supply.

Sobat Pundi apakah ikut merayakannya dan mempersiapkan kejutan bagi seseorang? Mari kita simak cara bijak untuk merayakan hari kasih sayang ini:

  1. Memasak bersama di rumah.

Pasti para pria/suami ingin memberi sesuatu yang spesial buat pasangan atau pacarnya dengan membawa mereka ke restoran terbaik yang mewah dengan konsep fine dining atau restoran cepat saji yang tidak biasa. Selain mahal, biasanya juga harus antri panjang karena banyaknya pasangan yang ingin merayakan hari kasih sayang di situ juga.

Mungkin Sobat Pundi bisa mempertimbangkan untuk masak bersama di rumah, lho! Selain lebih ramah di kantong juga lebih romantis dan jauh dari hiruk pikuk yang tentu membuat komunikasi lebih lancar dan nyaman. Menu bisa dibicarakan bersama, belanja bersama, memasak bersama, dan makan bersama. Bahkan bisa cuci piring bersama, duh romantisnya!

2. Cari restoran yang ada paket 1 on 1 atau promo kartu kredit

Kalaupun Sobat Pundi ngebet ingin makan cara ngedate di Restoran, carilah restoran yang ada paket promo beli 1 dapat 1 atau promosi diskon kartu kredit. Jadi tetap mesra di restoran dan mesra di tagihan, bukan?

3. Membuat sendiri hadiah dan kartu ucapan

Dari pada bingung mau kasih kado apa, Sobat Pundi bisa membuat sendiri hadiah atau kartu ucapan untuk si doi. Sentuhannya bakalan lebih personal, tentu juga lebih murah. Hadiah yang dibuat dengan tangan sendiri walau pun simpel dan sederhana biasanya jauh lebih bernilai kenangan romantis dari pada hadiah yang dibeli di toko. Coba deh!

4. Memberi hadiah dalam bentuk sarana investasi

Ada pilihan hadiah yang lebih “out of the box” dan lebih praktis dibanding dengan hadiah bunga atau coklat. Kita bisa membelikan hadiah dalam bentuk salah satu sarana investasi, misal tabungan emas, saham blue chip atau saham saham perusahaan di US. Berhubung kepemilikan sarana investasi adalah untuk perseorangan, kita bisa memberi uang ke pasangan kita untuk diinvesasikan di saham. Seru kan?

Bunga bisa layu dalam seminggu, coklat bisa habis atau juga kadaluwarsa, tapi saham yang bagus nilainya bisa bertambah dari tahun ke tahun. Selain itu, hadiah ini bisa menjadi sarana untuk mempersiapkan hari depan bersama. Jadi tidak sabar untuk meminang si dia, nih!

5. Membeli bunga atau produk valentine’s day setelah lewat masanya

Tips ini berlaku untuk hari besar atau musim perayaan apa saja. Biasanya setelah hari-H nya lewat, harganya bisa turun atau paling tidak ada banyak diskonnya. Bisa dicoba untuk berkompromi dengan pasanganmu, kamu akan membelikan bunga atau boneka Valentine’s di tanggal 15 Februari. Bulan kasih sayang berlaku sepanjang bulan Februari, bukan?

6. Nonton bareng di rumah

Valentine’s date tidak lengkap tanpa acara nonton bioskop bareng. Tapi biasanya di hari itu bioskop penuh. Apalagi di masa pandemi begini, bioskop tutup. Bagaimana kalau nonton Netflix atau drama Korea bareng di rumah saja? Tetap romantis, pengalaman yang baru dan menarik serta hemat, bukan?

Sobat Pundi, bukan berarti kita menjadi lebih pelit bagi pasangan, tetapi semua hal ini menjadikan kita lebih disiplin dalam mengelola keuangan, apalagi di masa pandemi yang menuntut kepatuhan pada protokol kesehatan.

Mungkin Sobat Pundi punya tips lainnya yang bisa dibagikan soal pengelolaan keuangan dan investasi? Komen di media sosial Pundi Refeh ya!

Salam Cuan!

Mengelola Uang Angpao

Kurang dari seminggu kita akan merayakan Imlek atau Chinese New Year yang biasanya adalah hari yang sangat dinanti-nantikan karena bisa bertemu dengan sanak saudara serta keluarga besar dan bisa mendapatkan angpao dari orang yang lebih tua dari kita, baik yang kita kenal atau terkadang yang tidak kita kenal. Wah asyiknya!

Kadang-kadang, jika sedang rejeki, kita bisa mendapat angpao yang jumlahnya melebihi pendapatan sebulan kita, rasanya seperti kita mendapat durian runtuh! Saking begitu banyaknya uang angpao, sampai kita bingung mau dibuat apa nanti. Biasanya kita mulai berpikir untuk membelanjakan atau menghambur-hamburkan uang ini sampai habis lalu kita kembali ke dunia nyata yang setiap bulan terjebak dalam kondisi mepet sehingga terjadi ketidakseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan. Hati-hati, bis ajadi harus sampai gali lubang tutup lubang untuk melunasi pengeluaran harian atau membayar hutang-hutang kita. Wah bahaya…

Apakah ada cara bijak untuk mengelola uang angpao yang telah kita dapat?

Ada dua pilihan, tergantung dari kondisi keuangan kita:

Pilihan 1 (khusus bagi yang punya hutang)
40% untuk bayar hutang
20% untuk dana darurat, mencapai target 6 bulan pengeluaran
20% untuk menabung dengan tujuan short/ mid term goal (Liburan, biaya kuliah, beli laptop, motor)
20% untuk investasi

Pilihan 2 (bagi yang tidak memiliki hutang)
40% untuk dana darurat, mencapai target 6 bulan pengeluaran
20% untuk menabung dengan tujuan short/ mid term goal (Liburan, biaya kuliah, beli laptop, motor)
20% untuk investasi
20% untuk guilt free spending – bebas buat beli apa saja yang kita mau.

Kembali ke soal pilihan tentunya berada pada keputusan Sobat Pundi sekalian.

Selamat Tahun Baru Imlek dan selamat berlibur! Salam Cuan!

Zero To Hero Program

Halo apa kabar, Sobat Pundi? Ijinkan kami membagikan dua kabar gembira untuk sobat Pundi nih! Sejak tanggal 1 Februari 2021, Pundi Receh telah mejadi badan hukum resmi dalam bentuk PT atau company registered di Singapura dengan nama Pundi Receh Pte Ltd.

Pundi Receh juga mulai membuka kelas saham Fundamental & Technical Analysis dalam program Zero To Hero, dimana Sobat Pundi akan belajar bagaimana menganalisa perusahaan dari segi fundamental termasuk analisa Laporan Laba Rugi (Income Statement), neraca perdagangan (Balance Sheet) dan kas keluar masuk (Cash Flow Statement) untuk menentukan apakah perusahaan ini bagus dan aman untuk kita berinvestasi.

Mengapa dinamakan Zero To Hero Program? Sobat Pundi yang mulai dari nol (Zero), tidak tahu apa-apa sama sekali mengenai fundamental & technical analysis akan belajar bersama, diarahkan dan diberi contoh secara langsung oleh Founder Pundi Receh. Setelah selesai mengikuti program ini , Sobat Pundi akan menjadi Hero bagi diri sendiri dan keluarga dalam rangka mencapai financial freedom.

Bagi para lulusan program ini, disiapkan sebuah Whatsapp Group untuk Zero to Hero Program Graduates di mana Sobat Pundi yang telah selesai mengikuti Program Zero To Hero dikumpulkan untuk diskusi bersama mengenai ide-ide saham dan saling melengkapi informasi saham karena Pundi Receh yakin bahwa belajar saham tidak cukup dalam enam jam saja. Belajar investasi saham merupakan proses pembelajaran terus menerus dan konsisten.

Kami tunggu dalam Zero to Hero Program ya!

Salam Cuan!